Tips Belanja di Pasar Tegalgubug Cirebon Agar Menyenangkan

Cirebon Go Online Admin May 8, 2018 0
Tips Belanja di Pasar Tegalgubug Cirebon Agar Menyenangkan

 

Ada sebuah cerita tentang pasar tegal gubug, dari salah seorang pelanggan setianya.

berikut ceritanya :

Awalnya ngga sengaja untuk bisa jalan-jalan ke Jawa Barat  khususnya Cirebon dan sekitarnya. Sebenarnya pemicunya tuh kata kunci “Tegalgubug” yang konon jadi sentra pasar sandang terbesar se Asia Tenggara. Jadi penasaran nih.. apa benar kata mbah Google.

Selain itu saya juga penasaran sama kota Cirebon. Perasaan saya Cirebon dari mulai saya indil-indil sampai ondol ondol kerap kali dilewati baik ketika naik kereta api Jakarta Solo PP maupun naik si roda empat. tapi ngga pernah singgah . Kebetulan ngga punya sanak family di kota udang itu.

“ Kung ayo kita dolan ke Cirebon dan sekitarnya sambil kita buktikan apa kata Mbah Google tentang Tegal Gubuk yang membumi itu.”.. Si Akung mah oke-oke aja. Maklum sudah pensiun, sudah saatnya menikmati hari tuanya sambil menghibur hati.

Singkat cerita kami dah pegang tiket  Kereta  Jaka Tingkir Solo-Cirebon. PP lumayan ada di tarif terendah. Ini  traveling  semi backpackeran. Belum tau mana yang mau dituju ikuti aja apa kata hati. Saya Cuma ingin ke Tegalgubug, Kuningan dan Gua Sunyarungi.

Kami berangkat sore hari dari stasiun Purwosari dan tengah malam jelang dini hari sampai di Stasiun Cirebon Perujakan. Weleh saking penasaran dengan pasar Tegalgubug, saya belain carter angkot Rp. 150.000,- untuk bisa sampai ke pasar Tegalgubugp katanya pasar ini ramai di hari Sabtu dan Selasa. Ternyata keadaan pasar Tegalgubug ngga seheboh yang saya bayangkan. Lah saya sampai di sana dini hari, suasana sepi. Pasar itu juga becek karena habis hujan.

Pasar ini tepatnya terletak di kelurahan Tegalgubug kecamatan Arjawinangun Cirebon. Pantas saja dikatakan sebagai pasar sandang terbesar di Asia Tenggara. Saya yang datang dini hari masih dalam keadaan belum terlalu ramai bisa melihat betapa luasnya pasar tersebut.

Si Akung capek kali ya,  dia pilih nunggu di warung kopi . Saya  masih  semangat , walau becek  dah niat sih  pengen   membandingkan harga dan barang yang ada di Tegalgubuk dan di Solo saya jalanin. Saya meleawati beberapa lapak yang dibuat ala kadarnya dan menanyakan beberapa harga baju yang mereka jual. Mungkin mereka kira saya ngga ngeri tentang harga dan kualitas baju ya. Jadi mereka kasih harga sesukanya. Jujur saya kecewa “ Yahh ngga seasyik yang saya bayangkan.

berita-cirebon-omset-miliaran-setiap-hari-pasaran-namun-kondisi-pasar-tegalgubug-terkesan-kumuh

Sumber: http://www.cirebontrust.com/

Jujur saya sedikit kecewa dengan kenyataan yang saya lihat. Tapi untuk menghilangkan kekecewaan saya tetap ada yang saya beli dari pasar Tegalgubug berharap ke depannya bisa punya langganan dan jadi mitra bisnis fashion saya.

Nah untuk yang ingin mencoba bisnis baju murah produk pasar Tegalgubug saya mau kasih tips nih semoga bermanfaat ya. Ini sudah saya praktekin loh.

  1. Survey dulu ya. Survey ini penting supaya mendapatkan informasi yang terbaik sesuai dengan pangsa pasar kita baik untuk harga model dan tata cara pemesanan termasuk pengiriman dan pembayaran
  2. Bila sudah dapat tempat pilihan yang cocok dan sreg dengan tata caranya. Maka pilih lah mitra bisnis yang memberi pelayanan prima misalnya untuk pengiriman dan pengembalian barang yang rusak atau catcat.
  3. Setelah mengadakan transaksi bila yang pertama dengan datang langsung bisa buat perjanjian walau tidak tertulis bahwa barang yang sudah dikirim akan dicek lagi dan bila ada yang tidak sesuai bisa dikembalikan.
  4. Sebelum menentukan pilihan untuk belanja baik offline atau online pastikan bahwa barang yang dibeli bakal laris manis, dan tau persis kualitas bahannya nyaman dipapakai, termasuk juga jahitan dan modelnya masih ngetrend.

Bagaimana sudah kebayang belum apa yang saya ceritakan tadi? Intinya saya ngga penasaran lagi dengan pasar Tegalgubug dan akhirnya saya sempat nelanja offline untuk pertama kali di pasar Tegalgubug dan mungkin yang terakhir kali. Mengingat jaraknya jauh dan berat diongkos kemudian kualitas barangnnya tidak seperti yang saya bayangkan.

Begitu juga dengan belanja onlie di pasar Tegalgubug. Saya terkecoh dengan gambar yang tidak dijelaskan secara detail. Memang sih harganya murah, tapi kalau memasarkannya lambat, lebih baik tidak bertransaksi lagi secara online.

Jadi itu sekilas kesan saya tentang pasar Tegalgubug. Oh ya saya Cuma sekitar satu jam di pasar Tegalgubug setelah itu saya langsung nyegat bus jurusan Cirebon dan lanjut ke Kuningan.

DSCN2238

Sisi lain setelah pulang dari Tegalgubug dapat rumah singgah dengan view yang cantik plus udara yang sejuk

Leave A Response »

Top