Cirebon Go Online

Onlinekan Cirebon Lebih Maju | UMKM Cirebon Go Online, UKM Cirebon go Digital, Kabar Cirebon Online, Cirebon Hari ini, UMKM Cirebon, UKM Cirebon, Sejarah Cirebon, Biografi Pengusaha Cirebon, Wisata Cirebon, Cirebon Go Online, Online Shop Cirebon, Pemerintahan Cirebon Kabupaten, Kotamadya Cirebon, Direktori Bisnis di Cirebon, Direktori Usaha di Cirebon

Keraton Kanoman

Alamat dan Rute Lokasi


Keraton Kanoman merupakan Istana tradisional abad ke-17 dengan paviliun, dekorasi keramik China & museum relik. Keraton Kanoman Terletak di Jl. Kanoman No.40, Lemahwungkuk, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45111

Obyek wisata keraton kerajaan Cirebon satu ini berada di pusat kota sehingga anda bisa dengan mudah menjumpainya.

Namun jika kalian belum mengetahui rute menuju ke lokasi kalian bisa mengakses maps yang suda kami sedia dengan hanya mengklik Lokasi Keraton Kanoman

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional 

Untuk harga tiket masuknya, anda cukup mengeluarkan biaya Rp.15.000/orang ketika mengunjungi Keraton Kanoman. Biaya tambahan tiket parkir wisata harus anda keluarkan ketika berkunjung menggunakan kendaraan. Dengan biaya parkir Rp.2.000 untuk motor dan Rp.5.000 ketika berkunjung dengan mobil. (Harga tiket masuk wisata Keraton Kanoman dan tiket parkirnya bisa berubah setiap saat).

Untuk operasional wisata dari Keraton Kanoman Cirebon buka setiap hari mulai dari pukul 09.00 – 17.00 WIB. Nikmati liburan sekaligus berlajar sejarah di masa lalu bersama keluarga dengan mengunjungi Keraton Kanoman Cirebon Jawa Barat.

Daya Tarik Keraton Kanoman

Pancaratna

Pancaratna merupakan bangunan kayu tanpa dinding yang menghadap utara dan berbentuk persegi dengan ukuran delapan kali delapan meter. Bangunan ini berfungsi sebagai tempat menghadap atau tempat para pembesar desa saat menemui Demang atau Wedana (asisten Bupati). Selain itu, Pancaratna juga dijadikan tempat jaga prajurit kesultanan.

Pancaniti

Pancaniti adalah bangunan bangunan kayu tanpa dinding yang menghadap utara dan berbentuk persegi panjang dengan ukuran delapan kali sepuluh meter. Bangunan ini berfungsi sebagai tempat perwira melatih dan mengawasi prajurit dalam latihan perang di alun-alun. Selain itu, Pancaniti juga dijadikan sebagai tempat pengadilan serta sebagai tempat jaga prajurit kesultanan.

Baca Juga:  Mengenal E-Commerce | Pengertian, Jenis dan Manfaatnya

Cungkup Alu dan Cungkup Lesung

Cungkup Alu dan Cungkup Lesung merupakan bangunan terbuka berukuran 0,7 kali satu kali 1,5 meter yang terbuat dari kayu dengan atap genteng dan ditopang oleh empat tiang. Menurut Lasmiyati dalam artikel Keraton Kanoman Di Cirebon (Sejarah dan Perkembangannya) yang diterbitkan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Bandung, Cungkup Alu dan Cungkup Lesung digunakan oleh Pangeran Walangsungsang untuk menumbuk rebon menjadi terasi dan petis.

Kompleks Siti Inggil

Bangunan lain yang ada di Keraton Kanoman adalah kompleks Siti Inggil. Kompleks Siti Inggil juga dinamakan lemah duwur atau tanah tinggi karena keadaan tanahnya yang lebih tinggi dibandingkan dengan keadaan tanah pada bangunan lainnya.

Terdapat tembok setinggi 1,30 meter yang mengitari kompleks ini. Untuk masuk ke kompleks Siti Inggil, pengunjung dapat melewati salah satu dari tiga pintu, yaitu:

  • Pintu syahadatain, yaitu pintu masuk yang menghadap utara.
  • Pintu kiblat, yaitu pintu yang menghadap barat
  • Pintu sholawat, yaitu pintu masuk yang menghadap ke selatan.

Tags

Related Posts

Gudeg
Ayam Geprek
Nasi Kasreng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *