Cirebon Go Online

Onlinekan Cirebon Lebih Maju | UMKM Cirebon Go Online, UKM Cirebon go Digital, Kabar Cirebon Online, Cirebon Hari ini, UMKM Cirebon, UKM Cirebon, Sejarah Cirebon, Biografi Pengusaha Cirebon, Wisata Cirebon, Cirebon Go Online, Online Shop Cirebon, Pemerintahan Cirebon Kabupaten, Kotamadya Cirebon, Direktori Bisnis di Cirebon, Direktori Usaha di Cirebon

Sukses Berjualan di Shopee |Simak Langkah dan Strategi Pemasarannya

Berjualan online menjadi solusi yang cukup baik di saat era serba digital seperti ini, berjualan online bisa dilakukan melalui sosial media ataupun aplikasi market place seperti shopee, nah agar kita berhasil dalam berjualan di shopee, kita perlu mengetahui langkah dan strategi dalam berjualan online di shopee. namun sebelumnya mari kita mengenal apa yang di maksud aplikasi shopee itu.

tampilan beranda Shopee

Apa itu shopee?

Shopee adalah situs elektronik komersial yang berkantor pusat di Singapura yang dimiliki oleh Sea Limited (sebelumnya dikenal dengan nama Garena), yang didirikan pada 2009 oleh Forrest Li. Shopee pertama kali diluncurkan di Singapura pada tahun 2015, dan sejak itu memperluas jangkauannya ke Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

Mulai tahun 2019, Shopee juga sudah aktif di negara Brasil, menjadikannya negara pertama di Amerika Selatan dan luar Asia yang dikunjungi Shopee. Shopee sendiri dipimpin oleh Chris Feng, mantan karyawan Rocket Internet yang pernah memimpin Zalora dan Lazada.

shopee juga menjadi platform yang paling sering digunakan oleh semua kalangan untuk membeli barang bahkan banyak juga menggunakan aplikasi shopee untuk memulai jualan secara online, namun agar kita sukses dalam berjualan online di shopee kita harus mengetahui langkah-langkah dan strategi nya terlebih dahulu.

Langkah-Langkah memulai berjualan di Shopee

  • Membuat akun shopee

Hal pertama yang wajib Anda lakukan adalah membuat akun di aplikasi Shopee. Tanpa memiliki akun, Anda tak bisa melakukan aktivitas jual beli. Jika sudah memiliki akun, Anda bisa langsung menuju ke langkah kedua.

Untuk memiliki akun di shopee, Anda harus memiliki sebuah email dan juga nomor ponsel yang aktif. Isi formulir pendaftaran akun dengan lengkap.

Baca Juga:  Mengenal Supplier : Pengertian, Jenis dan Perannya

Setelah itu, Anda akan menerima email aktivasi atau SMS yang berisi kode OTP. Gunakan email atau kode OTP tersebut untuk menyelesaikan pendaftaran.

  • Membuat toko

Setelah memiliki akun, Anda bisa mulai membuka sebuah toko. Caranya adalah:

Kunjungi situs Shopee di peramban.

Klik “Jual” yang ada di bagian sudut kiri atas.

Isi profil toko yang meliputi nama, deskripsi, foto profil, dan juga banner.

pada tahap ini, Anda sudah berhasil memiliki toko di Shopee. Selanjutnya, Anda perlu mengatur alamat toko dan juga jasa pengiriman yang akan digunakan. Jangan lupa mengatur rekening bank untuk mencairkan penghasilan Anda.

  • Mengunggah produk

Anda bisa mulai mengunggah produk atau barang yang akan dijual. Sebaiknya, Anda menyiapkan gambar dengan kualitas yang baik untuk diunggah.

Pastikan gambar tersebut dapat dilihat dengan jelas dan menarik bagi calon pembeli.

Isi detail produk yang Anda jual seperti nama produk, jenis, deskripsi, ukuran, merek, dan lain sebagainya. Shopee akan melakukan pemeriksaan produk yang Anda jual dalam waktu 1 hari kerja.

  • Mempromosikan produk

Apabila proses verifikasi Shopee selesai dilakukan, produk Anda sudah bisa muncul di etalase toko. Hal berikutnya yang dapat Anda lakukan adalah melakukan promosi.

Promosi bertujuan agar barang dagangan Anda dilirik oleh calon konsumen. Setiap 4 jam, Shopee memberikan kesempatan bagi penjual untuk ‘menaikkan’ produknya.Anda juga bisa membagikan tautan toko dan produk melalui media sosial untuk meningkatkan penjualan.

Strategi Dalam Berjualan Di Shopee

Setelah kita mengetahui langkah-langkah untuk memulai berjualan di shopee, lalu kita membuat strategi pemasaran untuk berjualan di shopee, nah strategi pemasaran melalui shopee antar lain :

  • Aktifkan fitur gratis ongkir

hopee menyediakan fitur gratis ongkir dengan minimal belanja mulai dari 0, Rp 30.000, Rp 90.000, dan Rp 200.000.

Baca Juga:  Pentingkah Decision Making Skill bagi Calon Manager?

Gratis ongkir menjadi salah satu daya tarik terbesar bagi para pembeli. Sebaiknya Anda segera mengaktifkan fitur tersebut. Syaratnya hanyalah foto KTP dan foto selfie memegang KTP. Apabila pembeli menggunakan voucher gratis ongkir, Anda tak perlu membayar ongkir kirim kepada jasa ekspedisi.

  • Perbanyak produk

Strategi kedua dalam berjualan di shopee adalah memperbanyak produk yang dijual.Semakin banyak produk yang ada dalam etalase toko, kemungkinan mendapatkan pembeli akan lebih besar. Jika produk di toko Anda kurang dari 5 buah, akan sangat sulit untuk memperoleh pembeli.Anda tak memerlukan banyak waktu untuk mengunggah produk, sebab Shopee menyediakan fitur untuk upload secara massal.

  • Perbanyak jumlah follower toko

Shopee menyediakan fitur follower dan following layaknya Instagram dan Twitter. Hal ini sangat memengaruhi performa penjualan toko. Semakin banyak pengikut atau followers, kemungkinan produk Anda laku akan lebih besar. Di awal pembentukan toko sebaiknya Anda juga fokus untuk meningkatkan jumlah pengikut terlebih dahulu.

  • Ikuti program khusus dari shopee

shopee menyediakan banyak program khusus untuk pejual. Salah satunya adalah flash sale. Flash sale sendiri merupakan penjualan produk yang dilakukan dalam waktu singkat dengan harga yang telah didiskon

  • Pilih produk yang banyak dicari pembeli

Strategi terakhir untuk berjualan di shopee adalah mencari dan memilih produk yang banyak dicari oleh pembeli. Anda harus pandai membaca tren yang sedang terjadi saat ini. Penjualan Anda akan naik secara pesat apabila menjual produk yang sedang banyak dicari orang.Untuk memenangkan persaingan dengan penjual lain yang memiliki produk serupa, coba tawarkan harga yang lebih rendah. Dengan begitu, konsumen akan lebih memilih produk dari toko Anda.

Tags

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.